Ketika melihat keju Babybel, pernahkah terlintas pertanyaan, mengapa keju ini dilapisi oleh lilin merah?

Ternyata, ada alasan dibalik kemasan ini. Lapisan lilin merah yang membungkus keju Babybel bukan sekadar estetika, ada ilmu, sejarah panjang, dan fungsi penting di baliknya. Yuk, kita kupas tuntas!

Sejarah Singkat Babybel

Babybel muncul pertama kali pada 1931. Kemudian pada tahun 1952, Babybel mulai hadir di Prancis. Keju ini diciptakan oleh Société Fromagère de l’Aube, sebuah perusahaan keju yang telah berpengalaman di industri susu sejak akhir abad ke-19.

Nama “Babybel” sendiri terinspirasi dari bentuknya yang mungil menyerupai lonceng kecil (bel dalam bahasa Prancis berarti “indah” atau merujuk pada bentuk bulat).

Sejak awal kemunculannya, Babybel dirancang sebagai keju camilan yang praktis, mudah dibawa ke mana saja tanpa perlu lemari pendingin dalam waktu singkat. Tak butuh waktu lama bagi Babybel untuk melampaui batas Prancis. Pada dekade 1979-an, produk ini mulai merambah pasar Eropa dan Amerika Utara.

Kini, Babybel hadir di lebih dari 100 negara di seluruh dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara di bawah payung merek The Laughing Cow (La Vache qui rit) milik Groupe Bel.

Di Indonesia, keju Babybel semakin digemari karena kepraktisannya sebagai camilan sehat untuk anak-anak sekolah maupun bekal makan siang. Bentuknya yang imut dan cara membukanya yang menyenangkan membuat anak-anak antusias mengonsumsinya.

Mengapa Babybel Dibungkus Lilin?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul. Jawabannya terletak pada fungsi perlindungan alami yang sangat efektif.

1. Penghalang Alami dari Kontaminasi

Lapisan lilin (wax coating) yang menutupi keju Babybel berfungsi sebagai pelindung fisik dari bakteri, jamur, dan kelembapan udara luar. Lilin menciptakan lapisan kedap udara yang mencegah oksidasi sehingga keju tetap segar lebih lama tanpa bahan pengawet tambahan.

2. Pengganti Kemasan Plastik yang Ramah Lingkungan

Babybel secara konsisten berkomitmen untuk mengurangi jejak plastik. Lapisan lilinnya tidak mengandung microplastic dan dapat diproses ulang di fasilitas daur ulang tertentu. 

Groupe Bel bahkan terus berinovasi agar 100% kemasan Babybel dapat didaur ulang sepenuhnya pada masa mendatang.

3. Warna Merah: Identitas dan Tradisi

Mengapa merah? Warna merah tua (bordeaux) yang ikonik itu dipilih sejak awal peluncuran produk dan kini telah menjadi identitas visual Babybel yang dikenal di seluruh dunia. Warna ini membantu konsumen langsung mengenali produk asli Babybel di antara deretan keju lain di rak supermarket.

Selain warna merah klasik, Babybel kini juga hadir dalam varian warna lilin lain, seperti hijau, biru, kuning, dan ungu, yang masing-masing menandai varian rasa berbeda, seperti Light, Gouda, dan Emmental.

4. Cara Membuka yang Menyenangkan

Siapa yang tidak suka menarik tali merah kecil lalu mengupas lilinnya? Desain ini bukan kebetulan. Strip penarik (pull-tab) dirancang untuk membuat pengalaman membuka Babybel menjadi interaktif dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Ini adalah salah satu alasan Babybel sangat populer sebagai camilan anak.

Cara Tepat Menyimpan Babybel agar Tetap Segar

Meskipun lapisan lilin memberikan perlindungan ekstra, cara penyimpanan yang tepat tetap penting untuk menjaga kualitas dan cita rasa keju Babybel.

Sebelum Dibuka

  • Simpan di lemari pendingin pada suhu 4–8°C (bagian tengah kulkas, bukan di pintu yang suhunya tidak stabil).
  • Babybel yang belum dibuka dapat bertahan hingga tanggal kedaluwarsa yang tertera di kemasan, umumnya beberapa minggu sejak tanggal produksi.
  • Jika tidak ada kulkas dalam jangka pendek (misalnya saat bepergian), Babybel masih aman dikonsumsi pada suhu ruangan selama kurang lebih 2 jam, cocok untuk bekal perjalanan!

Setelah Dibuka

  • Begitu lapisan lilin dibuka, keju harus segera dikonsumsi atau disimpan kembali dengan cara yang tepat.
  • Bungkus sisa keju dengan plastik wrap atau masukkan ke dalam wadah tertutup rapat, lalu kembalikan ke kulkas.
  • Habiskan dalam 1–2 hari setelah dibuka untuk menjaga kesegaran dan mencegah keju mengering.

Tips Tambahan

  • Hindari menyimpan Babybel di freezer karena pembekuan dapat mengubah tekstur keju menjadi rapuh dan berpasir saat dicairkan.
  • Jangan menyimpan keju berdekatan dengan makanan berbau kuat (seperti bawang atau ikan) karena keju mudah menyerap aroma di sekitarnya.

Baca juga: Ketahui Ciri-Ciri Keju Basi Dari Aroma dan Rasanya

Kesimpulan

Jadi, lapisan lilin merah pada keju Babybel bukan sekadar pembungkus biasa, ia adalah pelindung, identitas, dan bagian dari pengalaman makan yang menyenangkan bagi si kecil. Ditambah dengan kandungan gizinya yang baik, tidak heran Babybel menjadi camilan favorit keluarga di seluruh dunia.

Temukan produk keju Babybel dan rangkaian keju lezat lainnya dari The Laughing Cow di supermarket terdekat atau di toko online kami!